Ditulis kembali oleh Celomes
Alhamdulillah Ya Rabb...
KAU telah menganugerahkan rumah sejuk buatku..
KAU telah merahmati rumahku yang indah..
KAU telah memberi berkah khusyuk dalam rumahku..
Alhamdulilah Ya Ilahii..
Sampai kapanpun...
Sampai bagaimanapun...
Sampai saat KAU mengambilku..
Mengambil diriku dari rumah indahku...
Aku akan selalu istiqomah..
Menghiasi rumahku degan akhlaq indah-MU..
Menghiasi dinding2 hijab degan semua hijab2-MU..
Menghiasi unsur2 mulia masuk ke dalam kerangka rumahku..
Mengolah semua rasa nikmat ke dalam rumahku..
Menata dan menjaga 4 unsur indah-Mu dengan baik dalam rumahku...
Agar rumahku..
Kokoh dalam setiap goncangan hidup.
Kuat dalam cobaan diri...
Mandiri dalam kehampaan hidup..
Sejuk dalam segala kehendak-Mu...
Bertasbih dalam setiap gerak-Mu..
Dan bila rumahku, KAU hancurkan..
Aku akan kembali kepada-Mu dalam keadaan...
Mulia dalam kemulian-Mu..
Istiqomah dalam Penghambaan-Mu..
Khusnul Khotimah dalam istirahatku..
Kembali dalam kesejukan bersama-Mu..
Ya Ilahii Rabbii..
Alhamdulialah.. saat ini...
Aku menikmati rumah yg indah dari-Mu..
Aku mensyukuri rumah yg teduh karena-Mu..
Aku merasakan selalu bersama dengan-Mu..
Dalam setiap saat, setiap waktu...
Tanpa batas dan tanpa ruang...
Ya Rabb...Rumahku sejuk,
alhamdulilah... ini semua atas berkah indah-Mu..
Aku masih menikmati dengan khusyuk..
Aku masih merasakan kenikmatan sejuk-Mu..
Aku masih mencintai rumah sejukku...
Kapanpun KAU akan mengambilku..
Ambillah diriku.
Bawalah diriku..
Dan Pinang aku masuk ke dalam singgasana-Mu..
Aku rela meninggalkan rumahku...
Aku ikhlas pergi dari diri jasabku..
Aku Ridha atas semua jalan2ku atas kehendak-Mu....
Jika memang ini atas qadar dan iradat-Mu..
Semoga diriku pergi dalam keabadian nan suci bersama-Mu...
Dan Selalu dalam selimut fitrah dan cinta-Mu...
Bawalah diriku bersama keabadian kekal-Mu..
Biarlah rumahku terkubur dalam..
Surga kubur nan wangi...
Tak berbau bangkai..
Tak membusuk semu..
Tak menjadi tulang semu...
Tak berarti makna..
Semoga terkubur dalam...
Semerbak wangi surga-Mu..
Terkubur abadi dalam keabadian Sulbi-Mu..
Keabadian mulia dalam Sulbi Perindu Cinta-Nya..
Ya..
Akulah Sulbi Perindu Cinta-Nya..
Perindu Sang Pengembara Cinta-Nya.
Sampai ambang di batas penantian-Nya..
Bersama-Nya dalam ketiadaan diri yang fana...
Alhamdulilah Ya Rabb...
Rumahku Sejuk selalu..
Selalu dalam bait-bait Cinta-MU...Amin
Alhamdulillah Ya Rabb...
KAU telah menganugerahkan rumah sejuk buatku..
KAU telah merahmati rumahku yang indah..
KAU telah memberi berkah khusyuk dalam rumahku..
Alhamdulilah Ya Ilahii..
Sampai kapanpun...
Sampai bagaimanapun...
Sampai saat KAU mengambilku..
Mengambil diriku dari rumah indahku...
Aku akan selalu istiqomah..
Menghiasi rumahku degan akhlaq indah-MU..
Menghiasi dinding2 hijab degan semua hijab2-MU..
Menghiasi unsur2 mulia masuk ke dalam kerangka rumahku..
Mengolah semua rasa nikmat ke dalam rumahku..
Menata dan menjaga 4 unsur indah-Mu dengan baik dalam rumahku...
Agar rumahku..
Kokoh dalam setiap goncangan hidup.
Kuat dalam cobaan diri...
Mandiri dalam kehampaan hidup..
Sejuk dalam segala kehendak-Mu...
Bertasbih dalam setiap gerak-Mu..
Dan bila rumahku, KAU hancurkan..
Aku akan kembali kepada-Mu dalam keadaan...
Mulia dalam kemulian-Mu..
Istiqomah dalam Penghambaan-Mu..
Khusnul Khotimah dalam istirahatku..
Kembali dalam kesejukan bersama-Mu..
Ya Ilahii Rabbii..
Alhamdulialah.. saat ini...
Aku menikmati rumah yg indah dari-Mu..
Aku mensyukuri rumah yg teduh karena-Mu..
Aku merasakan selalu bersama dengan-Mu..
Dalam setiap saat, setiap waktu...
Tanpa batas dan tanpa ruang...
Ya Rabb...Rumahku sejuk,
alhamdulilah... ini semua atas berkah indah-Mu..
Aku masih menikmati dengan khusyuk..
Aku masih merasakan kenikmatan sejuk-Mu..
Aku masih mencintai rumah sejukku...
Kapanpun KAU akan mengambilku..
Ambillah diriku.
Bawalah diriku..
Dan Pinang aku masuk ke dalam singgasana-Mu..
Aku rela meninggalkan rumahku...
Aku ikhlas pergi dari diri jasabku..
Aku Ridha atas semua jalan2ku atas kehendak-Mu....
Jika memang ini atas qadar dan iradat-Mu..
Semoga diriku pergi dalam keabadian nan suci bersama-Mu...
Dan Selalu dalam selimut fitrah dan cinta-Mu...
Bawalah diriku bersama keabadian kekal-Mu..
Biarlah rumahku terkubur dalam..
Surga kubur nan wangi...
Tak berbau bangkai..
Tak membusuk semu..
Tak menjadi tulang semu...
Tak berarti makna..
Semoga terkubur dalam...
Semerbak wangi surga-Mu..
Terkubur abadi dalam keabadian Sulbi-Mu..
Keabadian mulia dalam Sulbi Perindu Cinta-Nya..
Ya..
Akulah Sulbi Perindu Cinta-Nya..
Perindu Sang Pengembara Cinta-Nya.
Sampai ambang di batas penantian-Nya..
Bersama-Nya dalam ketiadaan diri yang fana...
Alhamdulilah Ya Rabb...
Rumahku Sejuk selalu..
Selalu dalam bait-bait Cinta-MU...Amin